Sistem Pendidikan

SISTEM PENDIDIKAN

A. Pengertian Sistem Kredit Semester

Sistem kredit adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dengan beban studi mahasiswa, beban kerja tenaga pengejar, dan beban penyelenggara program lembaga pendidikan dinyatakan dalam kredit setiap semester.

Semester adalah satuan waktu terkecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan dalam suatu jenjang pendidikan. Satu semester setara dengan 14-18 minggu kerja. Mulai tahun akademik 1998/1999 STIE Mulia Pratama menerapkan Semester Ganjil, Semester Genap, dan Semester Pendek/Singkat.

Di dalam Sistem Kredit diterapkan Satuan Kredit Semester (sks) yang selanjutnya disingkat sks, yaitu satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi mahasiswa, besaran pengakuan terhadap keberhasilan usaha kumulatif bagi suatu program tertentu, serta usaha untuk menyelenggarakan pendidikan bagi perguruan tinggi, khususnya bagi tenaga pengajar.








B.   Ciri-ciri Sistem Kredit Semester

Ciri-ciri dasar Sistem Kredit Semester ialah:

  1. Adanya variasi dan keluwesan program yang memungkinkan mahasiswa menyusun program studinya sesuai dengan kemampuan dan minatnya;
  2. Adanya variasi dan keluwesan program yang memungkinkan mahasiswa menyusun kombinasi antar berbagai program;
  3. Sistem Kredit Semester memungkinkan mahasiswa untuk menabung kredit yang diperolehnya untuk sampai kepada penyelesaian program studinya;
  4. Mahasiswa yang merencanakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dapat mengurangi kesempatan mengikuti program intra-kurikuler diperbolehkan mengambil program dengan jumlah kredit kurang dari yang seharusnya.

C.   Nilai Kredit Semester dan Beban Studi

Besaran Nilai Kredit Semester setiap matakuliah disesuaikan dengan jenis penyelenggaraan matakuliah tersebut.

  1. Nilai 1 (satu) sks untuk perkuliahan tatap muka ditentukan berdasarkan beban kegiatan yang meliputi tiga macam kegiatan per minggu sebagai berikut.
  1. Untuk Mahasiswa:
    • Selama 50 menit, acara tatap muka terjadwal dengan tenaga pengajar, misalnya dalam bentuk kuliah;
    • Selama 60 menit, acara kegiatan akademik berstruktur, direncanakan oleh tenaga pengajar, misalnya dalam bentuk membuat pekerjaan rumah atau menyelesaikan soal-soal;
    • Selama 60 menit acara kegiatan mandiri yang mendalami, mempersiapkan atau untuk tujuan suatu tugas akademik lain, misalnya membaca buku-buku referensi.
  2. Untuk dosen:
    • Selama 50 menit, acara tatap muka terjadwal dengan mahasiswa;
    • Selama 60 menit, acara kegiatan akademik berstruktur;
    • Selama 60 menit acara pengembangan materi perkuliahan
  3. Nilai 1 sks untuk Praktikum dan Penelitian
  4. Untuk praktikum di laboratorium, nilai 1 sks praktikum selain beban perminggu tugas di laboratorium, juga 60 menit kegiatan akademik berstrutktur selama 1 semester;
  5. Untuk kuliah kerja lapangan, nilai 1 sks adalah beban tugas di lapangan selama 4 x 60 menit per minggu selama 1 semester.
  6. Untuk penelitian dalam penyusunan skripsi nilai 1 sks sama dengan beban tugas penulisan karangan ilmiah sebanyak 3 x 60 menit sehari untuk 25 hari kerja

 D.   Beban Studi

  1. Beban studi mahasiswa suatu semester ditentukan atas dasar kemampuan akademik dan waktu rata-rata yang tersedia dari masing-masing mahasiswa.
  2. Mahasiswa yang alasan banyak kegiatan non-akademik baik di dalam maupun di luar kampus, dapat menempuh semester ganjil dan genap dengan mengambil sks kurang dari yang ditawarkan, tetapi tidak boleh kurang dari 12 sks, kecuali bagi mereka yang sisa  sks-nya (yang harus dipenuhi) kurang dari 12 sks.
  3. Beban studi maksimal bagi seorang mahasiswa untuk semester ganjil dan genap pada dasarnya ditentukan berdasarkan prestasi akademik mahasiswa yang bersangkutan. Sebagai patokan umum beban studi mahasiswa adalah 21 sks per semester, namun pembimbing/ketua program studi dapat menggunakan Indeks Prestasi (IP) semester sebelumnya sebagai salah satu patokan untuk menentukan jumlah maksimal sks yang dapat diambil oleh seorang mahasiswa.

IP < 2,00              :  dapat mengambil maksimal 16 sks

2,00 ≥ IP < 3,50  :  dapat mengambil maksimal 20 sks

IP ≥ 3,50              :  dapat mengambil 21 sks atau lebih (dengan persetujuan ketua program studi/ketua STIE Mulia Pratama)

  1. Pada semester pertama setiap mahasiswa baru dapat mengambil seluruh sks yang ditawarkan untuk semester tersebut.

PERKULIAHAN

Perkuliahan diselenggarakan dengan menerapkan sistem kredit semester. Karena itu setiap mahasiswa pada awal semester diberi kesempatan untuk merencanakan sendiri beban studi dengan bimbingan Dosen Pembimbing Akademik sesuai dengan prestasi yang telah dicapainya.

A.   Bentuk Perkuliahan

Bentuk perkuliahan terdiri atas 3 jenis, yaitu:

  1. Perkuliahan di kelas/luar kelas.
  2. Praktikum di laboratorium, workshop, dan atau di lapangan.
  3. Kegiatan Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (KPPM).

B.   Frekuensi Perkuliahan

  1. Jumlah minggu perkuliahan dalam satu semester adalah 14-16 minggu, termasuk ujian tengah semester dan ujian akhir semester dengan perincian sebagai berikut.
    • Tatap muka :  12-14 minggu
    • Ujian Tengah semester :  1 minggu
    • Ujian akhir semester :  2 minggu
  1. Dosen yang belum mencapai jumlah minimal 12 kali pertemuan, diharuskan melengkapi perkuliahan sebelum saat ujian matakuliah tersebut dilaksanakan
  2. Untuk praktikum dan kerja lapangan jumlah pertemuan ditentukan khusus menurut kebutuhan praktikum dan kebutuhan kerja lapangan tersebut.

C.   Bimbingan Studi

  1. Bimbingan studi adalah segala kegiatan yang berfungsi membantu mahasiswa dalam penyelesaian studinya, antara lain sebagai berikut.
    • Bimbingan dalam pengambilan studi (kontrak kredit) pada awal semester.
    • Bimbingan dalam memecahkan berbagai masalah yang dihadapi mahasiswa.
    • Bimbingan dalam kegiatan-kegiatan lain yang dipandang perlu.
  1. Bimbingan studi diberikan oleh dosen pembimbing akademik.
  2. Setiap dosen menjadi pembimbing akademik pengangkatannya ditetapkan melalui Surat Keputusan Ketua STIE Mulia Pratama atas usulan ketua program studi/jurusan.
  3. Para dosen pembimbing akademik dikoordinasikan di dalam unit bimbingan kemahasiswaan.

D.   Batas Waktu Studi

Batas waktu studi ialah waktu maksimal seorang mahasiswa dalam menyelesaikan suatu program studi.

  1. Lama studi setiap jenjang S-1 antara 4 sampai dengan 7 tahun.
  2. Apabila selama waktu studi mahasiswa berhenti dan tidak terdaftar sebagai mahasiswa satu semester atau lebih tanpa memperoleh izin, maka mahasiswa tersebut tetap dibebankan seluruh administrasi pendidikan, sedangkan apabila mahasiswa tersebut mendapatkan izin secara resmi, maka jangka waktu selama mahasiswa tersebut berhenti sementara, tidak diperhitungkan untuk penentuan batas waktu studi dan diwajibkan untuk membayar biaya berhenti sementara dan atau cuti sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.




E.   Blended Learning di STIE Mulia Pratama

Di era digital saat ini, lokasi bukan lagi halangan untuk belajar bahkan menempuh pendidikan tinggi. Melalui teknologi, sekarang kamu bisa kuliah di manapun dan kapanpun secara daring atau online. Faktanya, belum banyak perguruan tinggi di Indonesia yang menerapkan sistem kuliah online secara penuh. Namun kalian tidak perlu khawatir, karena kalian tetap bisa mengikuti kuliah secara online dengan metode campuran atau blended learning.

Blended learning merupakan istilah yang merujuk pada proses pembelajaran campuran yang menggabungkan kelas tatap muka langsung dengan pembelajaran secara daring atau online. Menurut peraturan Dikti, metode belajar blended learning harus mencakup unsur online sebanyak maksimal 50% dan sisanya minimal 50% harus tetap melibatkan tatap muka langsung.

Metode kuliah blended learning merupakan solusi bagi individu yang ingin tetap meraih gelar sarjana S1 maupun S2 di sela-sela kesibukan bekerja.

Dengan metode ini, mahasiswa dapat belajar materi berupa presentasi dosen, kuis, video, dan berinteraksi secara online melalui Learning Management System (LMS) yang bisa di akses melalui komputer, tablet hingga smartphone. Kemudian di hari-hari yang ditentukan, biasanya di akhir minggu, mahasiswa tetap harus hadir di kelas untuk membahas materi secara offline atau tatap muka langsung bersama dosen dan mahasiswa lainnya.

Kemudahan belajar dengan metode blended learning memberikan banyak manfaat bagi mahasiswanya. Selain dari segi waktu, juga dari segi biaya.

Tunggu apalagi, segera daftarkan diri kamu di STIE Mulia Pratama.

(disadur dari pintaria.com)